Teken MoU Dengan Bawaslu, Universitas Bondowoso Siap Wujudkan Pemilu Berkualitas

Universitas Bondowoso dan Bawaslu Kabupaten Bondowoso menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Peningkatan Penyelenggaraan Pendidikan Politik, Pengawasan Pemilu Partisipatif dan Sistem Demokrasi di ruangan pekerti Universitas Bondowoso, Rabu (23/9) lalu.

Perjanjian kerja sama tersebut merupakan perwujudan rasa tanggungjawab bersama dalam upaya peningkatan pelaksanaan pengawasan Pemilu yang berkualitas, partisipatif, dan akuntabel.

Ketua Komisioner Bawaslu Bondowoso Mohammad Mahsun mengatakan, ada empat program yang telah disepakati untuk kemudian ditindaklanjuti. Pertama Sekolah Kader Pengawas Pemilu (SKPP), Pojok Bawaslu, Bawaslu Mengajar, dan Pembinaan dan Pemdampingan Praktek Pemilu.

Mahsun menjelaskan, campur tangan universitas sangat diperlukan guna mendongkrak peningkatan pengawasan partisipatif. Melalui MoU yang dilakukan, Mahsun berharap muncul pribadi-pribadi yang peduli akan keberlangsungan masa depan demokrasi bangsa Indonesia yang lebih baik. Keberadaannya salah-satunya dapat berpartisipasi menjadi pengawas pemilu, baik secara kelembagaan maupun tidak.

“Kita ingin mencetak kader pengawas. Karena kita sadari pada saat Pemilu personil kita sangat terbatas. Kita ingin seluruh elemen turut mengawasi,” terang pria yang tak lain merupakan alumnus Universitas Bondowoso itu, Jumat (25/9/2020)